“Mengenal Gaya Hidup Berkelanjutan” P5 dalam upaya Menumbuhkan Kesadaran Lingkungan Siswa

PROJEK Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan sebuah inisiatif untuk meningkatkan kesadaran siswa dan siswi mengenai Pancasila sebagai dasar negara dan budaya bangsa Indonesia. Salah satu fokus tema dalam P5 adalah “Gaya Hidup Berkelanjutan”, para guru akan mengajak siswa dan siswi untuk memahami pentingnya hidup berkelanjutan dan menciptakan keseimbangan antara kebutuhan manusia dan kelestarian lingkungan.

Menerapkan gaya hidup berkelanjutan memberikan manfaat yang positif bagi lingkungan dan kualitas hidup manusia. Dengan mengurangi penggunaan plastik, menghemat energi, dan menggunakan bahan-bahan ramah lingkungan, siswa dan siswi dapat membantu mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Selain itu, gaya hidup berkelanjutan juga meningkatkan kualitas hidup siswa dan siswi melalui kebiasaan-kebiasaan sehat seperti mengonsumsi makanan organik dan melakukan penghijauan.

P5 merupakan program yang berperan dalam meningkatkan kesadaran siswa dan siswi tentang pentingnya hidup berkelanjutan. Melalui tema Gaya Hidup Berkelanjutan, para siswa diajak untuk memahami dan menerapkan pola hidup yang sehat dan berkelanjutan. Harapannya, dengan kesadaran dan tindakan konkret dari siswa dan siswi, lingkungan sekolah dan sekitarnya dapat terjaga dan terpelihara dengan baik.

Gaya hidup berkelanjutan pada dasarnya adalah cara hidup dengan kesadaran dan pandangan jangka panjang, mengingat hampir semua tindakan yang kita lakukan memiliki dampak pada lingkungan dan orang lain. Mengadopsi gaya hidup berkelanjutan termasuk dalam hal-hal berikut;

  1. Menyadari bahwa sumber daya alam terbatas, sehingga harus bijaksana dalam menggunakannya.
  2. Lebih berhati-hati saat membeli barang atau jasa dengan mempertimbangkan siklus hidupnya dan dampak lingkungan.
  3. Memposisikan diri sebagai bagian dari lingkungan, bukan entitas terpisah, dan tidak mengeksploitasi sumber daya alam semena-mena.

PENGGING FAIR 2024

Karnaval Budaya Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah digelar meriah untuk memperingati HUT Kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia. Kali ini, kegiatan yang bertema ‘Selaras’ ini, dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Boyolali, Wahyu Irawan dan Ketua DPRD Kabupaten Boyolali, Susetya Kusuma Dwi Hartanta, pada Sabtu (31/8/2024) siang.

Ketua Panitia Pengging Fair 2024, Niko Eka Setyawan mengatakan, Pengging Fair 2024 dibuka oleh Karnaval Budaya yang diisi oleh 15 peserta dari Kecamatan Banyudono. “Pengging Fair adalah wadah kesenian yang ada di Kecamatan Banyudono, dan memajukan masyarakat Pengging, merangkul, dan memberikan suguhan masyarakat yang semenarik mungkin.” ungkapnya.

Membuka kegiatan Pengging Fair 2024, Wabup Iwan berharap dengan adanya kegiatan tersebut menjadi salah satu cara untuk melestarikan kebudayaan yang ada di wilayah Pengging. Selain itu, Pengging Fair tentunya akan menjadi hiburan untuk masyarakat dan memberikan ruang kepada para seniman untuk tampil. “Ini dalam rangka untuk bisa mengakomodir seluruh seniman yang ada di wilayah Pengging untuk bisa tampil bersama.” tandasnya.

Pada kesempatan kali ini SLB BC YPCM Boyolali menampilkan batik karnival dan juga topeng cantik. Dimana diikuti oleh 35 peserta yang meliputi para siswa, wali murid, dan bapak ibu guru.

“Dengan adanya kegiatan ini, akan memberikan gambaran kepada masyarakat bahwa disabilitas tidak menjadikan alasan seseorang untuk terus berkembang dan berkarya.” ujar salah satu guru SLB BC YPCM Boyolali

O2SN – Olimpiade Olahraga Siswa Nasional

Pembinaan dan pengembangan olahraga disekolah menengah atas yang dilakukan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi merupakan salah satu bagian dari empat pilar kebijakan pembangunan pendidikan nasional, yang meliputi olah hati atau kalbu, olah rasa, olah pikir, dan olahraga. Olahraga merupakan kegiatan fisik yang dapat membangkitkan semangat, menumbuhkan sportivitas, persahabatan, dan persaudaraan.

Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) adalah sebuah ajang talenta di bidang olahraga. O2SN SD merupakan olimpiade tingkat nasional yang diadakan oleh Kemendikbudristek. Menapaki tahun ke-17, ajang ini bertujuan untuk menyaring talenta-talenta olahraga nasional. Mengusung tema “Merdeka Berprestasi, Talenta Olahraga Menginspirasi”. Ajang ini merupakan kesempatan emas bagi para siswa untuk menunjukkan bakat dan kemampuan mereka di berbagai bidang olahraga. Dengan persiapan yang matang dan tekad yang kuat, para siswa dapat meraih prestasi gemilang di ajang bergengsi ini.

O2SN merupakan momentum yang tepat dan sangat berharga bagi anak-anak untuk dapat berprestasi dan berkompetisi secara sehat. Di samping itu, kegiatan tersebut juga dapat memberikan pengalaman belajar yang baik, yaitu belajar bekerja sama, mematuhi aturan, mengakui kelemahan diri sendiri dan belajar menghargai kekuatan lawan serta mengilhami nilai-nilai fairplay (jujur, bersahabat, hormat, dan bertanggung jawab) yang ada pada setiap perlombaan/pertandingan cabang olahraga. Pada O2SN inipada kesempatan kali ini peserta yang mengikuti lomba O2SN

  1. Ananda Devino (Cabor Lempar Turbo)
  2. Ananda Putri (Cabor Lompat Jauh)
  3. Ananda Dhani (Cabor Tenis Meja)
Ananda Putri (Juara 2 Cabor Lompat Jauh)

Pada kesempatakn kali ini Ananda Putri mendapatkan juara 2 cabor Lompat Jauh. O2SN diselenggarakan di SLBN Salatiga pada (23 April 2024). Lomba ini dilaksanakan oleh tia-tiap Cabang Dinas. Para peserta mendapatkan apresiasi dan penghargaan bagi yang juara.

FLS2N – Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional

Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi melalui Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) kembali menggelar ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) 2023 untuk para peserta didik jenjang SD, SMP, SMA, dan Berkebutuhan Khusus.
FLS2N atau Festival Lomba Seni Siswa Nasional merupakan ajang kompetisi nasional yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengembangkan talenta peserta didik di bidang seni. Berbeda dengan OSN, yakni berada di ranah keilmuan, FLS2N merupakan ajang yang mengembangkan kemampuan siswa di bidang seni. FLS2N merupakan ajang talenta. kegiatan ajang talenta merupakan wahana aktualisasi untuk prestasi peserta didik, yang menjadi momentum untuk menemukenali anak-anak berbakat atau yang mempunyai potensi talenta.

Dalam mengikuti kegiatan talenta, mereka akan mendapatkan tantangan untuk berkarya dan berekspresi. kegiatan ajang talenta merupakan bagian dari proses pembinaan prestasi talenta secara berkelanjutan dan turut andil dalam mengembangkan karakter peserta didik melalui profil pelajar pancasila.

Pada kesepatan kali ini (28 Februari 2024) YPCM Boyolali mengirim 2 siswa terbaiknya untuk mengikuti ajang lomba melukis, ananda Tegar Aditya dan ananda Anggit. Ananda Anggit mendapatkan juara 3. Apresiai yang sangat mendalam diberikan oleh Ibu Kepala Sekolah, Niken Wahyuni, S.Pd kepada ananda yang ikut serta dan juga guru pembina.

Ananda Anggit (Juara 3 Melukis)

Bagi para pemenang akan diberikan penghargaan. Penghargaan diberikan kepada peserta didik yang berhasil mencapai target terbaik pada tingkatan masing-masing, mulai dari satuan pendidikan, kabupaten/kota, provonsi, nasional dan intgernasional. Penghargaan pada tingkat nasional diberikan oleh BPTI dalam bentuk sertifikat, medali dan uang pembinaan. Penghargaan pada tingkat satuan pendidikan dan daerah menjadi ranah kebijakan satuan pendidikan dan daerah. Selain itu, terdapat bentuk-bentuk lainnya yang menunjang tujuan vasilitas karir belajar, yaitu beasiswa, pelatiahan lanjut seperti pembinaan internasioanal, kesempatan magang dan sebagainya.

SLB B-C YPCM Boyolali Turut Meramaikan “Pekan Budaya Difabel” di Balai Kota Surakarta

 

Pekan Budaya Difabel 2023 (10/9/2012dengan tema ”Diverse Colors Of Human” yang bertempatkan di Balai Kota Surakarta kali ini melibatkan seluruh siswa siswi SLB se-karisidenan Surakarta dan beberapa komunitas difabel jawa tengah. Ajang yang diinisiasi Dinas Kebudayaan Surakarta ini diharapkan menjadi perayaan berkarya para difabel yang mendapat apresiasi dan perhatian dari masyarakat luas. arapannya PBD kali ini bisa memberikan dampak positif kepada masyarakat.

Ketika PBD hadir di tengah – tengah masyarakat, memberikan pelajaran untuk berinteraksi difabel dan masyarakat sehingga kita tahu bagaimana cara menghargai difabel. Intinya kita semua setara, justru teman-teman difabel sangat hebat di tengah keterbatasan mempunyai karya-karya yang luar biasa. Kami ingin menjadikan PBD ini menjadi ajang seni budaya yang sangat istimewa karena tidak hanya melibatkan difabel tetapi kita semua,” ungkap Supono, M.Pd selaku ketua Dikbud Boyolali yang merekomendasikan SLB B-C YPCM Boyolali untuk berkontribusi dalam acara PBD di Surakarta.

Pada kesempatan kali ini SLB B-C YPCM Boyolali menampilkan angklung, band, pantomim dan cipta karya puisi. Dimana angklung dimainkan oleh anak-anak tunarungu, band anak-anak tunagrahita, pantomim anak-anak tunarungu, dan cipta karya puisi anak-anak tunadaksa dan tunagrahita. Banyak apresiasi yang diberikan kepada anak-anak SLB.

Selamat! 2 Siswa SLB YPCM Boyolali Raih Juara Pesokab Boyolali

SLB YPCM Boyolali – Kabar gembira dan membanggakan diraih oleh dua siswa SLB YPCM Boyolali. Dua siswa atas nama Dani dan Nunik berhasil menyabet gelar jawara dalam Pekan Spesial Olimpic Kabupaten (Pesokab) II Boyolali 2023. Kegiatan itu dilaksanakan di SLBN Boyolali pada Rabu (6/12/2023).

Sebagai informasi, kegiatan ini digelar oleh Pmerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) dan Special Olympic Indonesia (Soina) Kabupaten Boyolali.

Ajang olahraga tersebut bertujuan menggali potensi atlet dari kalangan tunagrahita dan down syndrome. Guru dari SLB YPCM Boyolali, Indras Sri Harjanti, menyampaikan sekolahnya mengirimkan tiga atlet untuk ajang lomba lompat jauh tanpa awalan. Kemudian, lima atlet untuk lomba bocce.

Ia mengungkapkan lomba bola bocce diperuntukkan untuk anak down syndrome sedangkan untuk lompat jauh tanpa awalan untuk anak tunagrahita. Sebelum lomba, para atlet dari sekolahnya dibimbing terlebih dahulu.

“Kami mendapatkan juara I untuk lomba lompat jauh tanpa awalan kategori putra atas nama Dani dan juara II lomba lompat jauh kategori putri atas nama Nunik,” jelas dia, Minggu (17/12/2023).

Lebih lanjut, dia mengatakan lomba tersebut tidak berjenjang dan hanya di tingkat Kabupaten Boyolali. Namun, Indras berharap dengan adanya lomba PeSOKab di Boyolali dapat mencetak siswa berprestasi dalam olahraga bocce dan lompat jauh tanpa awalan. Selain itu, ia juga berharap ajang tersebut dapat meningkatkan kepercayaan diri para siswa.

Sementara itu, Ketua Pesokab Boyolali 2023, Aryadi Yuli Kristiawan, mengatakan kegiatan yang digelar sehari tersebut diikuti 58 peserta dari 10 kecamatan.

“Spesial Olimpic itu adalah ajang yang pesertanya adalah atlet berkebutuhan khusus, khususnya tunagrahita. Pada Pesokab tahun ini diikuti oleh 58 peserta dari 10 kecamatan di Kabupaten Boyolali,” jelasnya dilansir dari Solopos.com.

Ia menjelaskan terdapat empat cabang olahraga (cabor) yang dikompetisikan dalam Pesokab II Boyolali yaitu bocce putra, bocce putri, lompat jauh tanpa awalan putra, dan lompat jauh awalan putri.

Aryadi berharap dengan gelaran Pesokab II Boyolali dapat menemukan bibit atlet di Boyolali untuk gelaran special olympic di tingkat yang lebih tinggi.

“Harapannya, kami bisa memiliki atlet-atlet spesial olimpik dari Boyolali untuk bisa mewakili ke ajang yang lebih tinggi. Semisal di ajang di tingkat provinsi, nasional, maupun internasional,” kata dia.

Lebih lanjut, ia menginformasikan sebelumnya prestasi telah ditorehkan atlet disabilitas asal Boyolali dalam ajang Boccegames di Semarang pada Mei 2023 lalu. Aryadi mengatakan pada gelaran Boccagames tersebut, atlet asal Kota Susu berhasil membawa pulang tiga medali emas dan satu medali perak.

Gerakan Literasi Bersama SLB B-C YPCM Boyolali Guna Mengenalkan Hal Baru “Salam Literasi”

Salam Literasi !!

Sambutan dari Perpustakaan Daerah Boyolali

 

Literasi sangat berguna dalam kehidupan kita di dunia ini, karena dalam mehamai informasi kita harus punya kemampuan membaca dan juga memahaminya dengan baik. Jika kita tidak menerapkan Literasi dalam kehidupan sehari-hari maka kita tidak bisa memilah informasi yang didapatkan dengan baik. Literasi juga memiliki beberapa jenis, yang mana setiap jenis literasi memiliki tujuan dan manfaat tersendiri bagi individu dan masyarakat. Beberapa jenis literasi yaitu ada literasi baca tulis, literasi numerasi, literasi sains, literasi digital, dan literasi finansial, dll.

Pada kesempatan kali ini (Rabu,8 November 2023) para siswa mengunjungi perpustakaan daerah Boyolali. Penyambutan yang sangat hangat, dimana sudah disediakan fasilitas khusus difabel. Terdapat 4 lanta di Perpustakaan Daerah Boyolali. PAra siswa diperlihatkan ruang audiovisual lantai 2 kemudian dilanjutkan ke ruang baca lantai 4. “Siswa yang luar biasa semangatnya untuk mengetahui hal-hal baru yang ada disekitarnya. Walau banyak kurangnya mereka tetap semangat untuk belajar dan terus belajar” ujar Bu Rohmiati selaku penanggung kunjungan.

Literasi merupakan hal yang sangat penting karena dengan literasi pikiran kita akan terbuka untuk menemukan solusi dari hal-hal yang terjadi di sekitar kita sekaligus menambah wawasan dan pengetahuan. Dengan literasi kita tidak gampang ditipu oleh hoaks, sehingga kita lebih selektif dalam menerima informasi. Rendahnya budaya literasi juga merupakan permasalahan kompleks yang memerlukan pendekatan multifaset untuk mengatasinya. Dengan mendorong kebiasaan membaca, meningkatkan akses terhadap bahan bacaan, mendorong literasi digital, meningkatkan kesadaran akan pentingnya literasi, dan berinvestasi pada infrastruktur pendidikan, Indonesia dapat berupaya meningkatkan angka melek huruf dan mendorong budaya literasi.

“sering-sering ke perpustakan ya pak, banyak buku yang ingin saya baca. banyak buku yang ada gambarnya juga. ada ac juga jadinya enak” ujar salah satu murid tunagrahita. Hal ini menggambarkan bahwa dengan keterbatasan mental atau fisik tidak menghalangi mereka untuk menggali pelajaran, informasi atau ilmu yang ada diluar sekolah. Antusiasme para siswa menunjukkan bahwa “Dengan membaca kamu mengenal dunia. Dengan menulis kamu dikenal dunia.”

 

 

Pelatihan Hidroponik Sayuran SLB B-C YPCM Boyolali Bersama Karang Taruna Tandur Singkil, Boyolali

Pada Senin, 6 November 2023 Tim Guru mengadakan pelatihan hidroponik guna memanfaatkan lahan yang kosong di lantai 2 sekolah. Selain itu, Tim Guru ingin mengajarakan kepada peserta didik dalam menanam sayuran atau tumbuhan lainnya secara hidroponik. Tim Guru dibantu oleh Tim Hidroponik Tandur dari Singkil, Boyolali. Hidroponik juga dikenal sebagai soilless culture atau budidaya tanaman tanpa tanah. Hidropnik berarti budidaya tanaman yang memanfaatkan air dan tanpa menggunakan tanah sebagai media. Dengan memenuhi kebutuhan nutrisi (unsur hara) setiap tanaman dapat tumbuh dengan baik walaupun tidak menggunakan media tanah.

                    Sambutan Kepala Sekolah

Hidroponik adalah salah satu cara untuk melakukan budidaya tanaman. Berbagai jenis sayuran dan buah-buahan bisa dibudidayakan dengan menggunakan metode ini. Metode ini tidak menggunakan media tanam tanah namun diganti dengan menggunakan media air yang mengandung nutrisi serta mineral tertentu untuk menjadi media tanam. Menanam dengan teknik hidroponik adalah cara yang ramah lingkungan karena prosesnya menggunakan bahan-bahan alam dan tidak menggunakan pestisida secara berlebihan. Karena prosesnya yang organik, maka sayur dan buah hasil budidaya hidroponik cenderung lebih sehat. “Sangat antusias sekali adik-adik ini dalam mendengarkan pemaparan dan praktik membuat hidroponik ini. Sangat aktif bertanya karna mungkin mereka mendapat hal baru” ujar Mas Irawan selaku ketua Tim Hidroponik Tandur. Sebelum melakukan praktek lapangan, para peserta didik diberi pengaran materi terkait apa yang harus dilakukan saat dilapangan nantinya. Teknik hidroponik memberikan banyak sekali manfaat, baik bagi tanamannya maupun bagi orang yang merawatnya.

                          Pemaparan Materi

Setelah pemaparan materi para peserta didik melakukan praktik. Mulai dari menanam benih di dalam spons, kemudian memindahkannya kedalam tempat hidroponik yang sudah disediakan oleh Tim Guru sebelumnya. Para peserta didik sangat berantusias dalam melakukan penanaman hidroponik. Sayur yang ditanam antara lain selada air, kanggung, dan pakcoy. “Saya sangat suka karena ini hal baru, jadi bisa praktek dirumah pakai botol aqua bekas bu” ujar Rakha salah seorang peserta didik. Pak Eko Kardiyanto selaku pembimbing dan penanggung jawab projek sekolah ini juga menuturkan banyak termakasih terhadap Tim Hidroponik Tandur yang sudah berkenan mengajarkan dan berbagi ilmu dengan peserta didik SLB B-C YPCM Boyolali. Peserta didik harus menunggu hingga 1 bulan guna memanen sayur yang sudah mereka tanam.

 

BERBAGI PRAKTEK BAIK : PSP 2 SLB B-C YPCM Boyolali dengan PSP 3 SLB Yogyakarta

Berbagi Praktik Baik PSP 2 SLB YPCM Boyolali dengan PSP 3 SLB Yogyakarta

Studi tiru merupakan hal yang umum dilakukan antar komunitas, organisasi, ataupun instansi. Yang mana memiliki tujuan untuk meniru pengalaman dan/atau keterampilan keberhasilan prestasi yang diraih instansi yang dikunjungi. Studi tiru merupakan konsep belajar yang dilakukan pada suatu institusi yang dianggap lebih kompeten dalam suatu hal dengan maksud peningkatan mutu, perluasan usaha, perbaikan sistem, penentuan kebijakan baru, perbaikan dan peraturan perundangan.  Studi tiru dilaksanakan dengan salah satu tujuan untuk membawa manfaat, meningkatkan sinergi, dan membangun kerja sama antara masing-masing lembaga pelaksana Studi Tiru.

                      Foto Bersama Pengawas

Pada kesempatan ini, 18 Oktober 2023 SLB Yogyakarta sebagai sekolah penggerak 3 melakukan studi tiru dengan SLB B-C YPCM Boyolali sekolah penggerak 2. SLB B-C YPCM Boyolali telah ditetapkan sebagai Sekolah Penggerak angkatan kedua pada tahun 2022 sehingga menjadi acuan dan sumber referensi bagi SLB Yogyakarta untuk menggali ilmu, pengalaman serta proses pembentukan kebijakan sekolah yang diterapkan dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka. Acara diawali dengan sambutan kepala sekolah dari setiap sekolah, kemudian dilanjut oleh ibu pengawas dari Yogyakarta, dalam sambutannya beliau berharap dapat mengadopsi praktik-praktik baik yang telah dilakukan di SLB B-C YPCM Boyolali dan kemudian menyesuaikan dengan keadaan sekolah serta cara mengelola kekhasan budaya, pemilihan peminatan mapel dan pengelolaan komunitas praktisi. Dilanjutkan sambutan oleh Bapak Kepala Cabang Dinas Pendidikan V, Agung Wijayanto, S.Pd, M.Pd , dalam sambutannya beliau berharap dalam studi tiru ini dapat dilakukan sharing mengenai program sekolah penggerak dan praktik-praktik baik yang telah dilakukan di sekolah masing-masing serta studi tiru ini dapat menjadi awal untuk memulai Sister School.

Sambutan Kepala Sekolah SLB B-C YPCM Boyolali
Sambutan Kepala Cabang Dinas V Boyolali

Kegiatan ini diikuti oleh 65 orang, terdiri dari 2 pengawas, 4 kepala sekolah dan 59 dewan guru. Terdiri atas 4 Sekolahan yang terdiri dari SLB Dharma Bhakti, SLB Tunas Sejahtera, SLB PGRI Minggir dan SLB Bangun Putra. Selanjutnya kegiatan studi tiru ini diisi oleh pemaparan dari Guru Komite Pembelajaran, Alifa Husna, S.Sej tentang Pengelolaan Sekolah Penggerak, Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, dan pemaparan Kurikulum Sekolah Penggerak.

     Pemaparan Pengimbasan oleh Guru Komite             Pembelajaran SLB B-C YPCM Boyolali

Setelah disajikan paparan dilanjutkan dengan tanya jawab dan keliling ke setiap ruangan supaya lebih maksimal dalam melakukan study tiru. Setiap sekolah diberi kesempatan untuk berkeliling mulai dari ruang display, kantin, salon, perpustakaan, ruang kelas, ruang memasak, ruang laundry, ruang musik dan diakhiri dengan lahan hidroponik.

Sesi Tanya Jawab
Pemaparan Display Karya Siswa
Tanya Jawab On Stage

 

Acara study tiru ini diakhiri dengan penyerahan cindera mata oleh Kepala SLB B-C YPCM Boyolali kepada setiap Kepala Sekolah SLB Yogyakarta. Semoga apa yang kami bagikan ini semakin membawa pencerahan dan semangat serta menjadi motivasi untuk melaksanakan kurikulum Merdeka  dengan lebih baik lagi.

Penyerahan Kenang-Kenangan

 

“PIKABU BLISS” Manisnya Bikin Nagih 100% Bahan Ori

Sepertinya sudah tidak asing lagi dengan jajanan atau cemilan keripik pisang coklat lumer yang renyah ini. Pikabu Bliss adalah salah satu brand yang dimiliki oleh SLB B-C YPCM Boyolali yang diproduksi langsung oleh siswa-siswi SLB B-C YPCM Boyolali. Pikabu Bliss atau sering orang menyebutnya kripik pisang coklat lumer merupakan salah satu ide jajanan atau cemilan sederhana yang ekonomis, enak, dan banyak digemari pelanggan. Renyahnya pikabu bliss dengan lumernya lelehan coklat menambah lezat cita rasa jajanan kripik pisang yang satu ini.

Tujuan diadakannya pembuatan makanan ringan ini adalah untuk membekali dan mengajarkan kepada para siswa siswi bahwa siswa-siswi disabilitas juga dapat berkreasi dengan segala keterbatasannya.

Bahan-Bahan Pikabu Bliss antara lain;

– 1 sisir pisang kepok

– 1 liter minyak goreng

– 420 gram cokolata (bisa disesuaikan selera untuk merk)

– 70 gram gula halus

– 130 ml minyak

Cara Membuat;

1. Siapkan wadah dengan isian air. Lalu kupas 1 sisir pisang kepok yang masih keras dan simpan di wadah tersebut supaya pisang tidak menghitam terkena getah.

2. Siapkan wajan dan panaskan minyak, kemudian iris tipis pisang menggunakan parutan supaya lebih cepat dan hasilnya tipis merata.

3. Selanjutnya, goreng pisang. Jangan lupa sesekali diaduk supaya garing merata. Setelah matang, angkat lalu tiriskan sejenak.

4. Setelah itu siapkan bahan coklat leleh, kami menggunakan coklat batang premium yaitu cokolata yang telah dipotong-potong, gula halus, dan minyak. Usahakan jangan gunakan minyak curah karena bisa membuat keripik lebih cepat tengik.

5. Untuk membuat lelehan coklat gunakan 2 buah wadah: wajan kecil dan wajan besar.

6. Jadi, untuk wajan yang kecil diberi air dan panaskan di atas kompor. Kemudian wajan besar bisa diisi dengan coklat batang, lalu diletakkan di atas wajan kecil.

7. Siapkan juga 130 ml minyak yang dipanaskan.

8. Aduk-aduk coklat batang sampai semuanya meleleh. Setelah itu, tuang minyak yang masih hangat. Aduk kembali sampai merata dan masak dengan api kecil.

9. Ayak terlebih dahulu gula halus, baru setelahnya tuangkan pada lelehan coklat lalu aduk-aduk sampai semua tercampur rata.

10. Setelah semuanya tercampur, matikan kompor. Lalu masukkan keripik pisang yang sudah digoreng dan aduk-aduk perlahan agar tidak mudah hancur.

11. Jika sudah tercampur rata, diamkan sejenak keripik agar lebih dingin dan kering. Setelah itu barulah dikemas atau disajikan. Untuk berat bersih isian keripik dan harganya bisa disesuaikan dengan modal yang dipakai.

Pikabu Bliss ini juga sudah dilarisi oleh banyak kalangan. Sudah sekitar 250 box pemesenan juga dari luar kota Boyolali, antara lain Kota Semarang, Klaten, Bandung, Jakarta, Surakarta, dan masih banyak lagi. Bahkan Bapak Bupati Boyolali juga melarisi produk kami di saat event Boyolali Expo, 16 September 2023. Beliau mengungkapkan bangga dengan karya siswa siswi SLB B-C YPCM Boyolali dan berani mengekspose karyanya.