
Pekan Budaya Difabel 2023 (10/9/2012dengan tema ”Diverse Colors Of Human” yang bertempatkan di Balai Kota Surakarta kali ini melibatkan seluruh siswa siswi SLB se-karisidenan Surakarta dan beberapa komunitas difabel jawa tengah. Ajang yang diinisiasi Dinas Kebudayaan Surakarta ini diharapkan menjadi perayaan berkarya para difabel yang mendapat apresiasi dan perhatian dari masyarakat luas. arapannya PBD kali ini bisa memberikan dampak positif kepada masyarakat.
Ketika PBD hadir di tengah – tengah masyarakat, memberikan pelajaran untuk berinteraksi difabel dan masyarakat sehingga kita tahu bagaimana cara menghargai difabel. Intinya kita semua setara, justru teman-teman difabel sangat hebat di tengah keterbatasan mempunyai karya-karya yang luar biasa. Kami ingin menjadikan PBD ini menjadi ajang seni budaya yang sangat istimewa karena tidak hanya melibatkan difabel tetapi kita semua,” ungkap Supono, M.Pd selaku ketua Dikbud Boyolali yang merekomendasikan SLB B-C YPCM Boyolali untuk berkontribusi dalam acara PBD di Surakarta.
Pada kesempatan kali ini SLB B-C YPCM Boyolali menampilkan angklung, band, pantomim dan cipta karya puisi. Dimana angklung dimainkan oleh anak-anak tunarungu, band anak-anak tunagrahita, pantomim anak-anak tunarungu, dan cipta karya puisi anak-anak tunadaksa dan tunagrahita. Banyak apresiasi yang diberikan kepada anak-anak SLB.






